Bagi Anda yang ingin memulai usaha, tentu harus memiliki tempatnya terlebih dahulu. Apapun jenis usaha Anda, tempat usaha adalah suatu hal yang mutlak wajib. Tidak jarang, kepercayaan klien atau pelanggan pada usaha kita, karena mereka tahu kredibilitas dan profesionalitas dari usaha kita. Salah satu yang menjadi faktor penilaian adalah adanya tempat usaha atau kantor.

Sebuah tempat usaha harus berada di kawasan yang strategis dan mudah dijangkau. Jadi, tidak sembarangan tempat bisa kita jadikan tempat usaha. Untuk bisa mendapatkan tempat usaha di kawasan strategis, Anda bisa membelinya. Tapi, tentu harga properti di sebuah kawasan usaha harganya lebih mahal dari pada kawasan umum. Untuk itu, solusi lain yang bisa Anda tempuh adalah dengan menyewanya. Anda bisa mengunjungi situs tempat usaha untuk memilih tempat yang cocok bagi Anda.

Pilihan Tempat Usaha Sesuai Kebutuhan

Setiap jenis usaha, pasti memiliki kebutuhan tersendiri terhadap tempat usaha. Jika Anda usaha jasa mungkin Anda akan membutuhkan kantor. Jika Anda ingin membuka toko, Anda akan membutuhkan ruko dan kios. Banyak sekali orang yang jual kios untuk usaha. Anda bisa mencari ukuran kios di website-website properti, untuk mendapatkan tipe kios yang Anda butuhkan.

Jika Anda belum mempunyai budget yang cukup untuk membeli, kios bisa Anda sewa terlebih dahulu. Namun harus diingat, harga properti tempat usaha itu sangat cepat naik nilai harganya. Apalagi jika usaha yang dijalankan di tempat tersebut mengalami kemajuan pesat. Jadi, jika memang bisa, diusahakan untuk membeli tempat usaha, agar menjadi hak milik.

Bayangkan, misalnya Anda membuka usaha sebuah restoran. Kemudian Anda menyewa ruko atau yang sejenisnya. Jika dalam satu tahun restoran Anda mengalami kemajuan pesat, maka harga propertinya pun akan ikut meroket. Sungguh sangat disayangkan, jika properti/tempat usaha yang Anda tempati bukan miliki Anda. Padahal, peluang mendapatkan keuntungan dari laba properti sangat besar berkali-kali lipat.

Solusi Untuk Startup dan Bisnis Digital

Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa kini adalah abadnya teknologi digital. Dengan begitu, banyak sekali perusahaan-perusahaan baru yang berbasis teknologi digital. Meskipun kebanyakan orang berpikir bahwa bisnis digital tidak memerlukan kantor, tapi jika Anda ingin menggarap bisnis Anda secara serius, tetap Anda akan membutuhkan kantor.

Kebutuhan kantor untuk perusahaan digital memang tidak terlalu besar seperti bisnis konvesional pada umumnya. Tentu saja, idealnya adalah memiliki kantor dengan status kepemilikan milik sendiri. Namun, untuk perusahaan yang baru muncul, membeli kantor merupakan hal yang cukup membuat budget bengkak. Untuk itu, sewa kantor merupakan solusi bagi Anda. Selain itu, dalam bisnis digital, Anda bisa menggunakan virtual office yang biaya sewanya jauh lebih murah.

Banyak juga pengusaha pemula yang merasa agak susah untuk mengurus legalitas perusahaan. Untuk itu, ada banyak layanan sewa kantor yang menyertakan pengurusan akta perusahaan dalam paket penawaran. Ini muerpakan solusi yang sangat mudah dan cocok untuk pengusaha pemula, terlebih bagi Anda yang belum mempunyai pengalaman mendirikan perusahaan sebelumnya.

Sesuaikan Dengan Kebutuhan dan Budget Anda

Di awal memulai usaha, tidak sedikit para pengusaha pemula yang salah memilih tempat usaha. Sebelum Anda menyewa tempat, terlebih dahulu harus merancang kebutuhan perusahaan Anda. Misalnya, Anda ingin membuka kantor dengan kebutuhan penerimaan tamu, meeting dan juga beberapa staf yang bekerja di sana. Nah, setelah Anda tahu butuh apa aja, maka kini Anda bisa menentukan jenis kantor yang ingin Anda gunakan.

Contoh lain, misalnya Anda ingin membuka usaha sebuah restoran. Tentu saja hal ini akan berbeda dengan tempat usaha yang menjual pakaian. Usaha restoran tentu akan membutuhkan dapur yang cukup luas, kemudian ruangan utama yang luas untuk menempatkan meja-meja tempat makan para pembeli.

Ada juga orang yang ingin langsung menyewa tempat usaha besar, padahal mereka belum membutuhkannya. Alasan mereka melakukan itu adalah supaya ke depannya mereka tidak ribet, karena harus pindah-pindah tempat usaha. Padahal, hal tersebut kurang tepat, karena budget yang dikeluarkan akan membengkak dan tidak efisien.